Wahyudinia Himbau Masyarakat Desa Sungai Ibul Waspada Saat Meninggalkan Rumah

PALI – Masyarakat Dusun 1, Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar. Pasalnya, di tengah ketenangan persiapan ibadah salat Jumat, kobaran api secara tiba-tiba menghanguskan satu unit rumah warga pada Jumat (27/02/2026).

‎Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut berlangsung cukup singkat namun merusak. Bangunan rumah berukuran 4×6 meter itu hangus dilalap api hingga menyisakan puing-puing, membuat pemilik rumah harus kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

‎Menurut keterangan saksi mata di sekitar lokasi, asap hitam mulai terlihat dari kejauhan membumbung tinggi dari bagian atap rumah saat matahari sedang terik.  membuat api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan yang sebagian besar materialnya dari kayu yang mudah terbakar.

‎Kepala Desa Sungai Ibul, Wahyudinia, membenarkan adanya musibah yang menimpa salah satu warganya tersebut. Ia menyebutkan bahwa saat kejadian, situasi desa sedang cukup sepi karena warga laki-laki bersiap menuju masjid.

‎”Iya benar, kejadiannya sekitar jam setengah dua belas siang tadi. Beruntung saat api berkobar, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat, sehingga tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini,” terang Wahyudinia saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

‎Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak pemerintah desa menduga kuat adanya masalah pada instalasi kelistrikan di dalam rumah tersebut. Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan indikasi adanya kabel yang mengalami kerusakan atau terkelupas.

‎”Kebakaran rumah seluas 4×6 tersebut diduga akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang dipicu oleh kabel yang sudah terkelupas,” tambah Wahyudinia.

‎Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang diderita pemilik rumah tergolong cukup besar bagi warga desa. Estimasi kerugian ditaksir mencapai Rp30.000.000, mencakup kerusakan struktur bangunan serta perabotan rumah tangga yang tidak sempat diselamatkan.

‎Pasca-kejadian ini, Wahyudinia mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Sungai Ibul untuk lebih waspada dan secara rutin mengecek kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama kabel-kabel yang sudah tua atau rentan terkelupas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

‎Saat ini, pihak keluarga korban diharapkan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah maupun uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban setelah kehilangan harta benda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top