Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemdes Sungai Ibul Mulai Pasang Stiker Keluarga Miskin

0
IMG-20260304-WA0015

‎PALI – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akurasi penyaluran bantuan sosial, Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Ibul resmi memulai pelabelan rumah bagi keluarga penerima manfaat. Kegiatan pemasangan stiker Rumah Tangga Miskin (RTM) ini dilaksanakan pada Selasa (03/03/2026).

‎Pemasangan stiker ini merujuk pada Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial untuk memastikan bahwa bantuan yang dikucurkan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

‎Pada tahap awal, sebanyak 15 rumah telah dipasang stiker secara simbolis oleh jajaran pemerintah desa. Untuk sisa rumah lainnya, tim khusus dari Dinas Sosial Kabupaten PALI dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan guna menuntaskan proses penempelan stiker di seluruh titik yang telah terdata.

‎Tercatat, terdapat total 104 peserta yang masuk dalam daftar penerima manfaat di Desa Sungai Ibul. Dari jumlah tersebut, dilaporkan sudah ada satu warga yang secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bantuan karena merasa sudah mampu.

‎Kepala Desa Sungai Ibul, Wahyudinia, menjelaskan bahwa penempelan stiker ini bukan sekadar identifikasi fisik, melainkan instrumen penting untuk validasi data kemiskinan daerah.

‎”Keluarga yang ditempel stiker adalah mereka yang terdaftar dalam data kemiskinan daerah, khususnya di Desa Sungai Ibul. Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan penerima bantuan sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya program bantuan sosial agar tidak salah sasaran,” ujar Wahyudinia.

‎Lebih lanjut, Wahyudinia menegaskan bahwa bagi keluarga yang merasa kondisi ekonominya sudah membaik atau merasa keberatan rumahnya ditempeli stiker “Keluarga Tidak Mampu”, dipersilakan untuk segera mengundurkan diri dari daftar penerima manfaat.

‎”Jika ada yang merasa sudah mampu dan keberatan dengan stiker ini, kami persilakan mengundurkan diri. Hari ini baru tercatat satu peserta yang menyatakan mundur secara sadar,” tambahnya.

‎Kegiatan yang berlangsung tertib ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sungai Ibul dengan didampingi oleh Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Pemerintah Desa Sungai Ibul, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

‎Kehadiran unsur TNI dan Polri (Babinsa/Bhabinkamtibmas) bertujuan untuk memastikan proses pelabelan berjalan kondusif serta memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya pemutakhiran data kemiskinan demi keadilan sosial bagi seluruh warga desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *