Petani KHDTK Benakat Memahami Regulasi Membunuh Sawit Dan Memanfaatkan Umbutnya Jadi Makanan

Jejakkamera.com – PALI – 30 November 2025 Terlihat beberapa petani yang tergabung dalam kelompok tani hutan yang ada dikawasan KHDTK Desa Benakat Minyak, mulai memahami regulasi dan aturan Tetang pengelolaan kawasan hutan.

Khdtk Benakat dibawah naungan Bpsi Lhk yang sekarang dirubah dan menjadi kewenangan P2HB (Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan) Palembang,memang mempunyai program dan Berkolaborasi bersama kelompok tani hutan yang sudah tergabung.

Program yang menjadi prioritas yaitu menghijaukan kembali KHDTK Benakat dengan memberikan bantuan bibit buah buahan kepada kelompok tani hutan binaan nya,dan juga agar petani melakukan agroforestri dibawah tanaman buah buahan.

Tapi ada kendala dalam prosesnya dimana sebagian petani yang mengelola dilahan negara ini masih belum mengikuti regulasi yang ada,tetapi dengan berjalanannya waktu beberapa petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani hutan KHDTK Benakat mulai sadar.

M.Adipurnomo selaku koordinator kelompok tani hutan menyampaikan kesadaran petani yang sudah tergabung dalam kelompok,terlihat para petani dengan sadar dan iklas mulai menghilangkan sawit yang sudah ditanamnya.

Tidak hanya disitu para petani pun sangat kreatif dimana sawit yang dibunuh ternyata juga dimanfaatkan umbutnya untuk dijadikan makanan(sayur opor umbut)yang bisa untuk kebutuhan pangan sehari hari.

Ponimin salah satu petani yang secara sadar membunuh sawit yang ia tanam di kawasan hutan negara, memanfaatkan umbutnya untuk jadi makanan, menyampaikan bahwa dari pada dibunuh dan tidak ada manfaat nya kami ambil umbutnya kan bisa untuk kebutuhan makan juga pak, imbuhnya.

Hal ini juga mendapat apresiasi dari koordinator Khdtk Benakat Bapak mualimin dan juga Bung andi Nopriansyah menyampaikan bahwa petani kita alhmdulillah mulai mempunyai kesadaran,tanaman sawit yang memang tidak diperbolehkan ditanam dikawasan hutan dengan sendirinya mulai dibunuh tapi disisi lain juga dimanfaatkan umbutnya,bahkan ada juga beberapa petani yang berencana mengambil air Niranya imbuhnya.

Hal ini bisa menjadi edukasi yang mana hal yang dilarang ternyata disaat kita menyadari dan ingin berbenah pasti ada manfaatnya juga.Dan diharapkan kedepannya petani yang tergabung dalam kelompok tani hutan yang ada di KHDTK Benakat dapat berkembang dengan menghijaukan kembali kawasan KHDTK Benakat dengan menanam buah buahan dan petani pun berharap kedepan lebih dapat perhatian dari pemerintah khususnya kementerian kehutanan agar hutan lestari masarakat pun sejahtera.

Penulis : Bung Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top